Maaf

Pada masa itu…

Manusia memiliki hobi baru sebagai tumbal diterapkannya  sistem dungu yang menjual dalih “kesejahteraan,pengakuan atas nafsu hewani… sami’na wa atha’na pada si Pinokio dan lain lain..”
Manusia hobi berkeluh kesah…

Kami ini ingin perubahan 

kami…

…pengen makmur sejahtera aman sentosa dibawah naungan “Nganu”

sejahtera 600ribu keatas itulah impian banyak kepala..  aku,kamu dan kita semua!

Aku menggalau, namun galauku terbentur kebingungan !

Kebingungan arah impian…

Kebingungan arah kesejahteraan 

Ah,omong kosong perubahan..

Jenderal hingga rakyat jelata tak bisa jua

Terima Uangnya..persetan orangnya 

Nikmati dangdutnya.. persetan orangnya

Selesai

Duh,manusia… terimalah maaf dariku… kebingungan telah kupecahkan namun belum kuludahkan ke kalian 

Aku lebih menikmati percintaan dengan langit namun enggan membumi
Ungkap

Tebus

Gelisah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s